Pelajaran 7. Live untuk yang serius
Di pelajaran 6 kita menguasai dasar LIVE: tombol scene, Fade, crossfader, Blackout, TAP. Itu sudah cukup untuk satu malam — tetapi lighting console konser punya lantai dua: bank untuk tiap bagian show, overlay live (strobo, blinder, asap), Solo/Mute, pewarnaan ulang seluruh ruangan secara instan, dan beberapa mode khusus. Hari ini kita buka Live sepenuhnya.
Anda perlu proyek berisi fixture dan scene (yang mana pun dari pelajaran sebelumnya bisa dipakai). Semuanya berlangsung di mode Live.
Langkah 1. Bank — halaman console Anda
Bayangkan sebuah pernikahan: mula-mula tamu datang, lalu jamuan, lalu dansa, dan lagu-lagu lambat menjelang akhir. Tiap bagian malam itu butuh scene sendiri di ujung jari dan penugasan fader sendiri. Kalau semuanya bertumpuk jadi satu, dalam gelap gampang salah tekan dan menjalankan “Disco” saat dansa pertama.
Bank menyelesaikan masalah itu. Anggap saja sebagai halaman buku catatan: tiap halaman punya set tombol dan fader sendiri. Balik halamannya, dan di depan Anda sudah ada console lain, disusun untuk bagian malam yang lain. Scene-nya sendiri tidak ke mana-mana — bank hanya menentukan apa yang tampil di ujung jari.
Cara menyiapkan bank, langkah demi langkah:
- Siapkan dulu console untuk bagian pertama malam itu: beri bintang pada scene yang Anda butuhkan (scene itu menjadi “favorit” dan mendarat di tombol-tombolnya), lalu tetapkan fadernya. Sekarang tekan “+” di baris bank — sebuah bank dibuat dan ia mengingat semuanya.
- Sekarang susun ulang console untuk bagian kedua (scene favorit lain, fader lain) — lalu tekan “+” lagi. Itulah bank kedua.
- Selesai: berpindah antar bank cukup satu klik dan seluruh set berganti seketika. Tombol “All” menampilkan semua scene yang ada, tanpa filter bank.
| Tindakan | Caranya |
|---|---|
| Mengganti nama bank | Tekan lama pada tombol bank |
| Menyimpan ulang keadaan saat ini ke bank | Klik kanan pada tombol bank |
| Menghapus | Tanda silang yang muncul saat kursor diarahkan |
| Perpindahan cepat | Ctrl + 1…0 |

Langkah 2. Overlay live: Strobe, Blinder, Smoke
Di kolom kiri, di bawah master fader, ada tiga tombol berwarna. Itulah overlay (seperti lembar plastik bening di atas gambar; Anda taruh di atasnya, gambarnya sementara terlihat lain, plastiknya diangkat, di bawahnya semua persis seperti semula). Program mengingat sendiri keadaan cahaya sebelum overlay menyala dan mengembalikannya sendiri saat overlay dimatikan.
Fungsi tiap tombol:
- Strobe (merah) — kilatan cepat dari semua fixture yang punya kanal strobo. Efek “petir diskotek”. Ingin kilatannya lebih lemah atau lebih jarang — klik kanan tombolnya: muncul slider intensitas dari 0 sampai 100 (pengaturannya diingat).
- Blinder (amber) — semua Par LED dan moving head serentak menembakkan putih penuh ke arah penonton. “Blinder” berasal dari blind, menyilaukan: ini trik klasik pada chorus atau klimaks, saat ruangan diputihkan sedetik.
- Smoke (biru) — menjalankan mesin asap pada kekuatan penuh. Kenapa asap: tanpa kabut beam di udara tidak terlihat — yang tampak hanya bulatan di lantai. Kabut tipis membuat beam menjadi berdimensi.

Langkah 3. Warna cepat — mewarnai ulang seluruh ruangan dalam satu klik
Blok Colour di tengah adalah deretan bulatan warna. Satu klik dan semua fixture yang menyala mengambil warna itu, langsung di atas scene dan chase yang sedang berjalan. Klik bulatan yang sama sekali lagi dan filternya lepas — warna “aslinya” kembali.

Langkah 4. Solo dan Mute
Dua kata ini datang dari mixer audio, dan cara kerjanya sama di sini. Solo berarti menyisakan satu instrumen saja yang terdengar dan membungkam sisanya. Mute kebalikannya: mematikan satu instrumen dan membiarkan yang lain. Di sini persis sama, hanya saja dengan grup cahaya.
Tetapkan sebuah submaster pada grup fixture (tombol ⋮ pada fader → pilih grupnya, seperti di pelajaran 6) — lalu dua tombol kecil muncul di bawah fader:
- S (Solo, menyala amber) — hanya grup ini yang tersisa di panggung, semua fixture lain diredupkan. Untuk apa: saat menyetel — “tunjukkan moving head-nya saja, tanpa yang lain”.
- M (Mute, menyala merah) — kebalikannya: grup ini dibungkam dan semua cahaya lain tetap bekerja. Untuk apa: sambil jalan — “matikan lasernya di lagu yang tenang”.
Menekan tombol yang sama sekali lagi mengembalikan keadaan semula. Dan kalau cahaya tiba-tiba “bertingkah aneh”, periksa apakah ada Solo atau Mute yang tertinggal menyala di suatu tempat (menahan “Reset” juga melepasnya).

Langkah 5. Mode Blind
Situasinya: di panggung sedang berjalan gambar yang tenang, dan Anda perlu menyiapkan gambar berikutnya — memutar moving head, mengganti warna. Itu tidak bisa dikerjakan “live”: penonton akan melihat beam merayap dan warna melompat-lompat. Yang dibutuhkan adalah “latihan di balik layar”.
Persis itulah mode Blind (tombol “Blind” berwarna ungu di kolom kiri; tersedia juga di Prog, di menu atas). Kata “blind” di sini berbicara tentang penonton: penonton tidak melihat apa pun. Nyalakan, dan apa yang sekarang ada di fixture membeku; sementara itu Anda tenang menggarap warna dan posisi, bahkan menjalankan scene — semua perubahan hanya terlihat oleh Anda, di visualizer. Matikan modenya, dan gambar yang sudah disiapkan keluar ke panggung seketika, dalam satu perpindahan yang rapi.
Supaya Anda tidak lupa sedang berada “di balik layar”, program mengingatkan: tombolnya berdenyut ungu dan bilah ungu di bagian atas jendela bertuliskan “Blind mode — edits are NOT sent to the stage”.

Langkah 6. Quiet scene dan tombol “Large”
Dua sakelar “sesuai pekerjaan”:
- DJ / Quiet scene (tengah atas). Keduanya menampilkan tombol yang lebih berguna untuk pekerjaan yang sedang dijalani dan menyembunyikan yang tidak perlu.
- “Large” (di atas kisi scene) — tombol scene menjadi lebih besar lagi: untuk ruangan gelap dan untuk bekerja dengan ekor mata.

Langkah 7. Merangkai semuanya jadi alur kerja
Satu malam yang khas dengan Live “penuh”:
- Disiapkan lebih dulu: bank “Background”, bank “Dancing”, bank “Slow numbers” — masing-masing dengan favorit dan fadernya sendiri.
- Sambil jalan: berpindah bank (Ctrl+1/2/3), scene lewat tombolnya, aksen lewat Flash dan Strobe, klimaks lewat Blinder.
- Trek berganti suasana — warna cepat dalam satu klik.
- Ada yang perlu diperbaiki diam-diam — Blind, perbaiki, lalu keluar lagi.
- Di antara lagu — tahan Reset: console bersih dan show berlanjut.
Mari rangkum
Sekarang Anda mengenal Live seutuhnya:
- bank — halaman console untuk tiap bagian show (Ctrl+1…0, klik kanan untuk menyimpan ulang);
- overlay Strobe (klik kanan untuk kekuatannya) / Blinder / Smoke — di atas segalanya dan tanpa bekas;
- warna cepat — mewarnai ulang ruangan dalam satu klik;
- Solo/Mute pada grup — mengisolasi atau membungkam;
- mode Blind — menyiapkan cahaya diam-diam;
- Quiet scene dan “Large” — tampilan untuk teater dan ruangan gelap.
Berikutnya: di pelajaran selanjutnya kita merapikan proyek besar — grup fixture sendiri, favorit, pencarian, menyimpan proyek, dan auto-backup yang akan menyelamatkan kerja Anda.
Belum memasang SvetoMaster? Unduh sekarang juga, dan mari lanjutkan!