Dasar 4. Profil fixture dan tabel kanal: membaca buku manual
Kita sudah tahu bahwa ada angka-angka berjalan di jalur (pelajaran kedua) dan bahwa fixture membacanya mulai dari alamatnya sendiri (pelajaran ketiga). Tinggal satu kepingan yang belum terpasang: arti setiap kanal pada model tertentu. Jawabannya disebut profil — dan ia bersembunyi di sebuah tabel biasa di bagian belakang buku manual fixture. Belajar membaca tabel itu mirip belajar membaca label komposisi makanan: begitu paham, Anda bisa berkeliling toko mana pun dengan tenang.
Profil adalah paspor sebuah model
Profil adalah keterangan: berapa kanal yang dimiliki sebuah fixture dan apa yang dikendalikan masing-masing kanal. Tidak ada sihir di dalamnya — hanya daftar yang berbunyi seperti «kanal 1 — intensitas, kanal 2 — merah, kanal 3 — hijau…».
Gagasan yang sama punya banyak nama, dan semuanya berarti hal yang sama:
| Sebutannya | Di mana Anda menjumpainya |
|---|---|
| Profil | Di pelajaran-pelajaran ini dan di banyak program |
| Fixture / Fixture definition | Di software berbahasa Inggris |
| Personality | Di mixer Avolites, Chamsys, dan merek «besar» lainnya |
| Paspor fixture | Dalam percakapan sehari-hari |
Profil ada demi satu tujuan saja: supaya ketika Anda menggeser slider «intensitas» dengan mouse, software tahu bahwa pada model ini angka 255 harus ditulis ke kanal ketiga dari alamatnya, bukan ke kanal pertama.
Tabel kanal di buku manual
Profil tidak dikarang — ia disalin dari buku manual. Setiap buku manual lampu panggung memuat tabel seperti ini, biasanya di bagian belakang:

Biasanya ada tiga kolom, dan namanya berbeda-beda:
| Kolom | Nama lain | Artinya |
|---|---|---|
| Channel | Ch, CH №, Channel no. | Nomor kanal dihitung dari alamat fixture, bukan dari awal jalur |
| Value | DMX Value, 0–255 | Rentang nilai — «pita» yang sama seperti di pelajaran kedua |
| Function | Feature, Description | Yang dilakukan fixture pada nilai-nilai tersebut |
Kolom pertamalah yang paling penting. Isinya bukan nomor kanal mutlak di dalam jalur, melainkan posisi di dalam fixture. «Kanal 3 — biru» berarti: kanal ketiga dari alamatnya. Kalau alamat fixture-nya 25, biru dikendalikan oleh kanal 27 pada jalur.
Beginilah bentuk sepotong tabel dari sebuah fixture sederhana:
| Kanal | Nilai | Fungsi |
|---|---|---|
| 1 | 0–255 | Intensitas keseluruhan (Dimmer) |
| 2 | 0–255 | Merah |
| 3 | 0–255 | Hijau |
| 4 | 0–255 | Biru |
| 5 | 0–7 | Shutter tertutup |
| 5 | 8–134 | Shutter terbuka |
| 5 | 135–239 | Strobo, lambat ke cepat |
| 6 | 0–50 | Tanpa program otomatis (kendali DMX) |
| 6 | 51–255 | Program otomatis bawaan |
Perhatikan kanal 5: satu entri «Channel», beberapa baris «Value» — itulah pita yang sedang bekerja. Dan perhatikan kanal 6: banyak fixture murah punya kanal yang mematikan kendali DMX lalu menjalankan program internalnya. Dorong kanal itu ke nilai tinggi tanpa sengaja, dan fixture mulai hidup menurut kemauannya sendiri.
Kamus kanal: arti nama-nama Inggrisnya
Nama kanal serupa di semua produsen. Daftar ini mencakup 95% fixture yang ada di pasar.
Intensitas dan kedipan
| Nama | Yang dilakukannya |
|---|---|
| Dimmer, Intensity, Master | Intensitas keseluruhan fixture |
| Shutter, Strobe | Shutter: tertutup / terbuka / strobo. Sering dibagi ke dalam pita |
| Dimmer Fine | Penyetelan halus intensitas (16 bit) |
Warna
| Nama | Yang dilakukannya |
|---|---|
| Red / Green / Blue | Warna dasar LED |
| White / Amber / UV / Lime | LED tambahan pada fixture 5-in-1 dan 6-in-1 |
| Color, Color Wheel | Color wheel: tiap warna punya rentang nilainya sendiri |
| CTO / CTB | Menghangatkan atau mendinginkan putihnya secara mulus |
| Cyan / Magenta / Yellow | Pencampuran warna yang mulus dengan filter (pada fixture bertenaga besar) |
| Color Macro | Kombinasi warna siap pakai dari satu nilai |
Gerakan
| Nama | Yang dilakukannya |
|---|---|
| Pan | Perputaran pada poros tegak (kiri–kanan) |
| Tilt | Kemiringan (atas–bawah) |
| Pan Fine / Tilt Fine | Penyetelan halus pan dan tilt |
| Pan/Tilt Speed, Movement Speed | Seberapa cepat fixture itu sendiri menjalankan gerakannya |
Optik
| Nama | Yang dilakukannya |
|---|---|
| Gobo, Gobo Wheel | Roda stensil: pola di dalam beam |
| Gobo Rotation | Memutar stensil yang dipilih |
| Prism | Prisma: melipatgandakan beam menjadi beberapa |
| Focus | Ketajaman polanya |
| Zoom | Lebar beam — dari sempit ke lebar |
| Iris | Diafragma: menyempitkan pancaran cahaya |
| Frost | Melembutkan tepi beam |
Fungsi servis
| Nama | Yang dilakukannya |
|---|---|
| Reset, Special Functions | Menyetel ulang motor fixture pada nilai tinggi |
| Auto / Sound / Program | Program bawaan dan reaksi terhadap suara — kendali DMX biasanya mati selama keduanya berjalan |
| Speed, Function Speed | Kecepatan efek bawaan |
Tiga alasan sebuah fixture «tidak mau menyala»
Sembilan dari sepuluh keluhan «profilnya sudah dimuat, alamatnya cocok, tapi fixture-nya mati» berujung pada salah satu dari tiga penyebab — dan ketiganya terlihat di tabel kanal:
- Shutter-nya tertutup (
Shutterdi nol). Fixture-nya sehat dan patuh, tetapi terhalang secara fisik. - Intensitas keseluruhan di nol (
Dimmer= 0). Warnanya sudah disetel, tetapi tidak ada yang mengeluarkannya. - Fixture-nya berada dalam mode auto/sound — kanal
Auto/Programdinaikkan, atau fixture-nya sendiri tidak disetel ke mode DMX.
Kalau fixture Anda tidak ada di library
Library di software lighting menyimpan ribuan profil siap pakai, tetapi dunia fixture murah tidak ada habisnya dan model tanpa merek muncul terus. Anda punya empat pilihan, dari yang mudah sampai yang memakan waktu:
- Cari dengan cara lain. Perangkat yang sama dijual dengan beberapa merek berbeda. Cari berdasarkan jumlah kanal dan jenis fixture — sering kali Anda menemukan profil kembarannya yang pas persis.
- Ambil profil serupa dalam mode yang sama. Kalau fixture Anda punya 7 kanal dengan urutan «intensitas, R, G, B, strobo, program, kecepatan», profil 7 kanal mana pun dengan urutan yang sama sudah cukup.
- Susun profilnya dari tabel di buku manual. Sebagian besar program punya editor: Anda mendaftar kanalnya berurutan, menetapkan jenis masing-masing — selesai.
- Biarkan tabelnya dikenali otomatis. SvetoMaster bisa menyusun profil dari foto halaman buku manual.

Pokok-pokoknya
- Profil menggambarkan kanal mana dari sebuah fixture yang mengendalikan apa; dikenal juga sebagai fixture, personality, atau «paspor».
- Sebuah profil selalu milik satu mode tertentu dari fixture (8CH, 14CH, dan seterusnya).
- Di tabel kanal buku manual, nomor kanal adalah posisi di dalam fixture, bukan alamat di dalam jalur.
- Kolom Value menunjukkan pitanya: satu kanal bisa mengerjakan beberapa hal berbeda.
- Nama kanal berbahasa Inggris sudah baku: Dimmer, Shutter, Pan/Tilt, Gobo, Prism, Zoom, Focus, Iris, Frost.
- «Tidak mau menyala» hampir selalu berarti Shutter tertutup, Dimmer di nol, atau mode Auto/Sound yang aktif.
- Tidak ada profilnya? Cari kembarannya, ambil yang serupa dalam mode yang sama, susun di editor, atau kenali dari foto.
Selanjutnya: bahasanya sudah beres — kanal, alamat, profil. Sekarang waktunya berkenalan dengan fixture-nya sendiri: pelajaran berikutnya adalah jalan-jalan menyusuri seluruh ragam peralatan lighting. Apa itu Par LED, wash, spot, beam, scanner, blinder, dan hazer, apa bedanya, berapa kanal yang mereka makan, dan mana yang benar-benar Anda butuhkan.