Pelajaran 3. Scene dan preset

Di pelajaran pertama kita menyusun scene dari empat Par LED — semuanya sekaligus, dengan satu warna. Cepat, tetapi masih kasar. Hari ini kita belajar melukis lighting dengan lebih halus: menambahkan moving head, mengarahkan beam-nya ke tempat yang kita mau, mendalami warna yang presisi — lalu membuat preset: bahan siap pakai yang membuat sebuah scene tersusun dalam tiga klik.

Anda membutuhkan proyek dari pelajaran sebelumnya (4 Par LED beserta scene-nya). Perangkat keras tetap tidak wajib — semuanya terlihat di visualizer.

Langkah 1. Menambahkan moving head — dari library

Moving head adalah fixture di atas yoke bermotor: ia berputar mendatar dan tegak, jadi beam-nya bisa dikirim ke titik mana pun di ruangan.

Kita masuk ke Patch“Add fixture” → kali ini pilih “From the library”. Ketikkan model Anda di kolom pencarian — atau ambil model mirip apa saja: untuk latihan semuanya cocok. Setelah satu ditambahkan — tekan duplikat, dan jadilah sepasang.

Gbr. 1 — Library: kita mencari moving head lalu menambahkannya
Gbr. 1 — Library: kita mencari moving head lalu menambahkannya

Langkah 2. Menempatkan fixture di denah (2D)

Alihkan visualizer ke 2D — tampilan dari atas, denah lokasi Anda. Geser moving head ke tempat mereka akan benar-benar digantung — misalnya di sepanjang tepi panggung.

Fixture yang terpilih menampilkan panel kecil ketinggian: lantai, stand, truss, langit-langit. Mari pasang moving head di truss.

Gbr. 3 — Denah 2D: moving head ditempatkan di tepi panggung, ketinggian — truss
Gbr. 3 — Denah 2D: moving head ditempatkan di tepi panggung, ketinggian — truss

Kembali ke 3D — moving head-nya tergantung dan menyala.

💡 Saran: makin akurat fixture ditempatkan di program, makin jujur gambar di layar — dan makin sedikit kejutan di lokasi acara.
Gbr. 4 — 3D: moving head di truss, beam-nya terlihat
Gbr. 4 — 3D: moving head di truss, beam-nya terlihat

Langkah 3. Memilih fixture satu per satu (dan menyorotinya)

Di pelajaran pertama kita memilih seluruh grup lewat chip “Pars”. Sekarang di sebelahnya muncul chip “Heads”. Fixture juga bisa dipilih satu per satu: klik — terpilih, klik lagi — batal. Kalau beberapa terpilih, pengaturannya berlaku untuk semuanya sekaligus.

⌨️ Trik kecil: tahan tombol H dan fixture yang terpilih menyala penuh. Itulah Highlight (penyorotan): di ruangan berisi dua puluh fixture Anda langsung tahu mana yang sedang Anda kendalikan.
Gbr. 5 — Dua moving head terpilih; chip grup ada di atasnya
Gbr. 5 — Dua moving head terpilih; chip grup ada di atasnya

Langkah 4. Warna — lebih presisi

Palet ada di depan mata — warna-warna cepat. Tetapi di sebelahnya ada juga pemilih presisi: klik contoh warnanya dan palet lengkap terbuka, tempat setiap nuansa bisa ditangkap.

Fader kanal di bawahnya memperlihatkan warna itu tersusun dari apa: merah, hijau, biru. Butuh ketelitian sampai satu angka — klik angka di atas fader lalu ketikkan nilainya.

Gbr. 6 — Pemilih warna presisi plus fader kanal
Gbr. 6 — Pemilih warna presisi plus fader kanal

Langkah 5. Posisi: mengarahkan beam dengan pad

Pilih kedua moving head. Di panel Position ada pad berbentuk persegi: tarik titiknya dan moving head berputar mengikutinya. Arah mendatar berarti pan, arah tegak berarti tilt.

Arahkan beam ke tengah lantai dansa. Gerak-gerakkan dan lihat di 3D bagaimana beam-nya menyapu ruangan.

Sudah dapat posisi yang bagus? Beri moving head warna putih dan Par LED wash biru yang pekat… lalu simpan scene-nya sebagai “Artist entrance”. Bukan lagi empat bercak yang serupa, melainkan gambar yang punya kedalaman.

Langkah 6. Preset: bahan siap pakai, bukan menyetel ulang

Posisi “tengah lantai dansa” akan Anda pakai terus-menerus. Memutar pad dari nol setiap kali? Tidak perlu.

  1. Pilih moving head-nya (posisinya sudah disetel).
  2. Tab “Presets”“+ Preset”.
  3. Beri nama “Centre”, kategori — “Position (Pan/Tilt)” → Save.

Selesai: itulah sebuah bahan siap pakai. Kapan saja, di scene mana saja: pilih moving head → tekan “Centre” → beam-nya langsung menempati posisinya.

Gbr. 9 — Membuat preset: nama “Centre”, kategori “Position”
Gbr. 9 — Membuat preset: nama “Centre”, kategori “Position”

Buat beberapa posisi lagi — “Onto the stage”, “Into the room” — dan beberapa preset warna (kategori “Color”): merah khas Anda, putih hangat.

💡 Untuk apa semua ini: scene baru kini tersusun seperti dari balok mainan. Moving head → preset “Onto the stage” → preset “Warm white”. Par LED → “Signature red”. Empat klik dan scene-nya jadi. Dengan preset Anda berhenti menyetel dan mulai menyusun komposisi — persis seperti cara para lighting designer bekerja di console besar.

Langkah 7. Scene penutup pelajaran

Mari susun satu gambar lagi: Par LED memberi wash biru, moving head melempar beam putih bersilangan lewat bagian tengah. Kita simpan sebagai “Finale”.

Kini daftar scene memuat satu palet suasana yang utuh: dari wash sederhana sampai gambar tiga dimensi yang tersusun dari beam. Jalankan satu per satu dan rasakan bedanya dengan yang ada di awal.

Mari simpulkan

Hari ini kita sudah:

  • menambahkan moving head dari library dan menempatkannya di denah 2D;
  • belajar memilih fixture satu per satu dan menyorotinya dengan tombol H;
  • mendalami warna yang presisi (palet plus nilai kanal);
  • mengarahkan beam dengan pad posisi;
  • membuat preset posisi dan warna — dan sekarang scene tersusun dalam hitungan detik.

Selanjutnya: di pelajaran berikutnya kita kembali ke gerakan — membahas chase lebih dalam, benar-benar mengakrabkannya dengan musik, dan menelusuri efek siap pakai, termasuk efek gerak untuk moving head baru kita.

Belum menginstal SvetoMaster? Unduh sekarang juga — dan kejar ketinggalan dari pelajaran pertama!